Selasa, 28 Maret 2017

KE ISTIMEWAAN BULAN RAJAB BAGI UMAT ISLAM

   1.   KETERANGAN

Rasulullah SAW. bersabda yang artinya bahwa orang yang melaksanakan Shalat Rajab 
1- Diampuni dosanya oleh Allah 
2- Diberi pahala sebagaimana pahala orang puasa di bulan rajab. 
3- Dicatat sebagai orang yang shalat terus sampai tahun yang akan datang. 
4- Dalam setiap hari mendapat pahalanya orang yang mati syahid di perang badar. 
5- Bila orang yang melaksanakan shalat rajab tersebut puasa maka setiap hitungan hari puasanya mendapat nilai ibadah satu tahun. 
6- Allah menaikkan seribu derajat bagi yang melaksanakan sharat tersebut. 
7- Jika seseorang melakukan puasa sebulan dan melaksanakan shalat tersebut maka Allah akan memberikan:
1-      Selamat dari neraka.
2-       Dimasukkan kedalam Surga.
3-       Dekat dengan Allah.


SECARA DETAIL PELAKSANAAN SHOLAT SUNNAH RAJAB ADALAH SEBAGAI BERIKUT:

1. Malam Tanggal 1 Rajab (bertepatan pada hari Selasa malam Rabu tanggal 29 Maret 2017-Setelah Maghrib Malam ini)

a. Melaksanakan shalat sunnat sebanyak 10 raka'at (5 kali salam)

b. Niatnya :

Usholli sunnatan syahri rojaba rok'ataini lillahita'ala.

c. Bacaaan tiap ba'da Fatihah : Surat al-Ikhlas 3x dan al-Kafirun 3x.

d. Setelah salam akhir membaca do'a :

Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariikalah. Lahul mulku walahulhamdu yuhyi wayumiitu wahuwa hayyun. Laa yamuutu biyadihil khoiru wahuwa 'ala kulli syaiin qodiir. Allahumma laa maani'a limaa a'thoita wala mu'thi lima mana'ta wa laa yanfa'u dzal jaddi minkal jaddu.

Berikut beberapa hadis yang menerangkan keutamaan dan kekhususan puasa bulan Rajab:
  1. Diriwayatkan bahwa apabila Rasulullah SAW memasuki bulan Rajab beliau berdo’a:“Ya, Allah berkahilah kami di bulan Rajab (ini) dan (juga) Sya’ban, dan sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan.” (HR. Imam Ahmad, dari Anas bin Malik).
  2. "Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sehari, maka laksana ia puasa selama sebulan, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya 7 pintu neraka Jahim, bila puasa 8 hari maka dibukakan untuknya 8 pintu surga, dan bila puasa 10 hari maka digantilah dosa-dosanya dengan kebaikan."
  3. Riwayat al-Thabarani dari Sa'id bin Rasyid: “Barangsiapa berpuasa sehari di bulan Rajab, maka ia laksana berpuasa setahun, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya pintu-pintu neraka jahanam, bila puasa 8 hari dibukakan untuknya 8 pintu surga, bila puasa 10 hari, Allah akan mengabulkan semua permintaannya....."
  4. "Sesungguhnya di surga terdapat sungai yang dinamakan Rajab, airnya lebih putih daripada susu dan rasanya lebih manis dari madu. Barangsiapa puasa sehari pada bulan Rajab, maka ia akan dikaruniai minum dari sungai tersebut".
  5. Riwayat (secara mursal) Abul Fath dari al-Hasan, Nabi Muhammad SAW bersabda: "Rajab itu bulannya Allah, Sya'ban bulanku, dan Ramadan bulannya umatku."
  6. Sabda Rasulullah SAW lagi : “Pada malam mi’raj, saya melihat sebuah sungai yang airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari air batu dan lebih harum dari minyak wangi, lalu saya bertanya pada Jibril a.s.: “Wahai Jibril untuk siapakan sungai ini ?”Maka berkata Jibrilb a.s.: “Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang membaca salawat untuk engkau di bulan Rajab ini 
 
Adapun Niat Puasanya adalah Sebagai Berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِى شَهْرِ رَجَبِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

NAWAITU SHOUMA GHODIN FII SYAHRI RAJABI SUNNATAN LILLAAHI TA'AALAA
(Saya niat puasa esok hari di bulan rajab sunah karena Allah Ta'ala)

Walloohu A'laam Bisshowaabihi
SUMBER :

Shahih Muslim karangan Imam Muslim
Mafaatihul Jinan karangan Al-Haj al-Syaikh ‘Abbas al-Qumi
Kifayatul Akhyar karangan Syekh Taqiyyudin ad-Dimasyqy As-Syafi'i
Berbagai Artikel Ahlussunnah Wal Jama’ah
 

Selasa, 14 Maret 2017

Fenomena yang sangat heboh saat ini di Kalangan Umat Islam adalah penomena dimana Orang Kafir sibuk mendekati umat islam dengan cara membantu mendirikan Masjid dan juga Pesantren. Hal ini sudah dituliskan didalam Al-Quran berabad-abad yang lalu. Dan Al-Quran juga sudah menjelaskan dengan detail sikap apa yang harus kita lakukan untuk menghadapi fenomena ini.

Berikut firman Allah :

QS. At Taubah ayat 107-110
Allah SWT berfirman:

وَالَّذِيْنَ اتَّخَذُوْا مَسْجِدًا ضِرَارًا وَّكُفْرًا وَّتَفْرِيْقًۢا بَيْنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَاِرْصَادًا لِّمَنْ حَارَبَ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ مِنْ قَبْلُ ؕ وَلَيَحْلِفُنَّ اِنْ اَرَدْنَاۤ اِلَّا الْحُسْنٰى ؕ وَاللّٰهُ يَشْهَدُ اِنَّهُمْ لَـكٰذِبُوْنَ

"Dan (di antara orang-orang kafir itu) ada yang mendirikan masjid untuk menimbulkan bencana (pada orang-orang yang beriman), untuk kekafiran, dan untuk memecah belah di antara orang-orang yang beriman, serta untuk menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dahulu. Mereka dengan pasti bersumpah, "Kami hanya menghendaki kebaikan." Dan Allah menjadi saksi bahwa mereka itu pendusta (dalam sumpahnya)."

(QS. At-Taubah: Ayat 107)
Allah SWT berfirman:

لَا تَقُمْ فِيْهِ اَبَدًا ؕ لَمَسْجِدٌ اُسِّسَ عَلَى التَّقْوٰى مِنْ اَوَّلِ يَوْمٍ اَحَقُّ اَنْ تَقُوْمَ فِيْهِ ؕ فِيْهِ رِجَالٌ يُّحِبُّوْنَ اَنْ يَّتَطَهَّرُوْا ؕ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُطَّهِّرِيْنَ

"Janganlah engkau melaksanakan sholat dalam masjid itu selama-lamanya. Sungguh, masjid yang didirikan atas dasar takwa sejak hari pertama adalah lebih pantas engkau melaksanakan sholat di dalamnya. Di dalamnya ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Allah menyukai orang-orang yang bersih."

(QS. At-Taubah: Ayat 108)
Allah SWT berfirman:

اَفَمَنْ اَسَّسَ بُنْيَانَهٗ عَلٰى تَقْوٰى مِنَ اللّٰهِ وَرِضْوَانٍ خَيْرٌ اَمْ مَّنْ اَسَّسَ بُنْيَانَهٗ عَلٰى شَفَا جُرُفٍ هَارٍ فَانْهَارَ بِهٖ فِيْ نَارِ جَهَـنَّمَ ؕ وَاللّٰهُ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الظّٰلِمِيْنَ

"Maka apakah orang-orang yang mendirikan bangunan (masjid) atas dasar takwa kepada Allah dan keridaan-(Nya) itu lebih baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh lalu (bangunan) itu roboh bersama-sama dengan dia ke dalam Neraka Jahanam? Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim."

(QS. At-Taubah: Ayat 109)
Allah SWT berfirman:

لَا يَزَالُ بُنْيَانُهُمُ الَّذِيْ بَنَوْا رِيْبَةً فِيْ قُلُوْبِهِمْ اِلَّاۤ اَنْ تَقَطَّعَ قُلُوْبُهُمْ ؕ وَاللّٰهُ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ

"Bangunan yang mereka dirikan itu senantiasa menjadi penyebab keraguan dalam hati mereka, sampai hati mereka hancur. Dan Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana."

Begitu lengkapnya Al-Quran memberikan penjelasan tentang setiap fenomena yang akan terjadi. Semoga kita Ummat Islam tidak terpengaruh dengan tipu daya orang-orang Kafir. 
(Maha Benar ALLAH Dengan Segala Firmanya)